Ads 468x60px

Selasa, 23 Agustus 2011

sejarah internet di indonesia


Sejarah internet Indonesia dimulai pada awal tahun 1990-an. Saat itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa di antara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada perkembangannya kemudian yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktivitasnya, terutama yang melibatkan perdagangan Internet. Sejak 1988, ada pengguna awal Internet di Indonesia yang memanfaatkan CIX (Inggris) dan Compuserve (AS) untuk mengakses internet.

Berdasarkan catatan whois ARIN dan APNIC, protokol Internet (IP) pertama dari Indonesia, UI-NETLAB (192.41.206/24) didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia.

Awal Internet Indonesia

Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul "Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio di bulan November 1990. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahasiswa Elektro ITB di tahun 1989.

Internet Service Provider Indonesia

Di sekitar tahun 1994 mulai beroperasi IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia. Pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui tentang celah-celah bisnis Internet & masih sedikit sekali pengguna Internet di Indonesia. Sambungan awal ke Internet dilakukan menggunakan dial-up oleh IndoNet, sebuah langkah yang cukup nekat barangkali. Lokasi IndoNet masih di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI, kebetulan ayah Sanjaya adalah dosen UI. Akses awal di IndoNet mula-mula memakai mode teks dengan shell account, browser lynx dan email client pine pada server AIX.
Mulai 1995 beberapa BBS di Indonesia seperti Clarissa menyediakan jasa akses Telnet ke luar negeri. Dengan memakai remote browser Lynx di AS, maka pemakai Internet di Indonesia bisa akses Internet (HTTP).
Perkembangan terakhir yang perlu diperhitungkan adalah trend ke arah e-commerce dan warung internet yang satu & lainnya saling menunjang membuahkan masyarakat Indonesia yang lebih solid di dunia informasi. Rekan-rekan e-commerce membangun komunitasnya di beberapa mailing list utama seperti warta-e-commerce@egroups.com, mastel-e-commerce@egroups.com, e-commerce@itb.ac.id & i2bc@egroups.com.

Cuplikan-cuplikan Perjuangan IT & Internet Indonesia

Cuplikan dan catatan sejarah perjuangan Internet Indonesia dapat di baca di WikiBook Sejarah Internet Indonesia [2]di dalam internet terdapat hal-hal yang bermanfaat seperti informasi, artikel edukatif dan lain sebagainya
Pengguna Awal Internet Lewat CIX dan Compuserve


Sejak 1988, CIX (Inggris) menawarkan jasa E-mail dan Newsgroup. Belakangan menawarkan jasa akses HTTP dan FTP. Beberapa pengguna Internet memakai modem 1200 bps dan saluran telpon Internasional yang sangat mahal untuk mengakses Internet. Sejak 1989 Compuserve (AS) juga menawarkan jasa E-mail dan belakangan Newsgroup, HTTP/FTP. Beberapa pengguna Compuserve memakai modem yang dihubungkan dengan Gateway Infonet yang terletak di Jakarta. Biaya akses Compuserve masih mahal, tetapi jauh lebih murah dari CIX.

Jumat, 03 Juni 2011

protokol internet


Protokol-protokol Internet dapat dibagi menjadi beberapa macam antara lain IP, TCP, UDP, FTP, HTTP, SMTP, POP3, DHCP, RARP dan WAP. Postingan ini akan saya coba menjelaskannya secara singkat.
1. Internet Protokol  (IP)
Intenet Protokol (IP) adalah protokol  yang digunakan untuk berkomunikasi di seluruh data paket switched internetwork menggunakan Internet Protokol Suite, juga disebut sebagai TCP/IP. IP adalah protokol utama di Internet layer Internet Protokol Suite dan mempunyai tugas memberikan protokol dibedakan datagrams (paket)_ dari sumber host ke host tujuan hanya berdasarkan alamat mereka.
2. Transmission Control Protokol (TCP)
Transmission Control Protokol  (TCP) adalah suatu protokol yang berada di lapisan transport (baik itu dalam tujuh lapis model refrensi OSI atau model DARPA) yang berorientasi sambungan (conection-oriented) dan dapat diandalkan (reliable). TCP umumnya digunakan ketika protokol  lapisan aplikasi membutuhkan layanan transfer data yang bersifat andal, yang layanan tersebut tidak dimiliki oleh protokol lapisan aplikasi tersebut. Contoh dari protokol yang menggunakan TCP  adalah HTTP dan FTP.
3. User Datagram Protokol (UDP)
User Datagram Protokol (UDP) adalah TCP yang connectionless. Hal ini berarti bahwa suatu paket yang dikirim melalui jaringan dan mencapai komputer lain tanpa membuat suatu koneksi. Sehingga dalam perjalanan ke tujuan paket dapat hilang karena tidak ada koneksi langsung antara kedua host, jadi UDP sifatnya tidak realibel, tetapi UDP lebih cepat daripada TCP karena tidak membutuhkan koneksi langsung.
4. Real Time Protokol (RTP)
Real Time Protokol (RTP) dirancang untuk menyediakan fungsi transport jaringan ujung ke ujung untuk aplikasi yang mengirimkan data real time, misalnya audio atau video, melalui layanan jringan multicast atau unicast.
5. File Transfer Protokol (FTP).
File Transfer Protokol digunakan untuk melakukan upload dan download file, keamanan didasarkan kepada username dan password (kadang-kadang uatu anonymous login diperbolehkan) , kelemahan dari protokol ini adalah username dan password dikirim secara Clear Text melalui jaringan komunikasi, sehingga menjadi sasaran empuk bagi program pemantau jaringan seperti paket Sniffer. Suatu daemon FTP melakukan listening pada port 21/TCP dan mengirim data pada port 20/TCP.
6. Hypertext Transfer Protokol (HTTP)
HTTP digunakan untuk transfer halaman web, sebelumnya orang menggunakan protokol gopher. Tetapi Gopher hanya mendukung text, sehingga HTTP berkembang dan digunakan oleh orang banyak.
7. SMTP
SMTP, simple Mail Transfer Protokol digunakan untuk megirim electronic mail (email).
8. Post Office Protokol 3 (POP3)
POP digunakan untuk menerima dan membaca email dari suatu halaman web. Suatu daemon POP3 melakukan listening pada 110/TCP. Salah satu kelemahan protokol ini adalah mengirim username dan password secara Clear Text, sehingga dengan mudah dapat diambil dengan program paket Sniffer.
9. Dynamic Host Configuration Protokol (DHCP)
Jika anda mendapatkan suatu Cable-connection dengan menggunakan DHCP akan mendapatkan IP dari ISP anda. Jadi, DHCP berfungsi untuk memberikan Internet Protokol (IP) secara otomatis.
10. Address Resolution Protokol (ARP) dan Reverse Address Resolution Protokol (RARP)
Jika anda ingin mengirim data ke suatu host dan anda memiliki MAC-address (Media Access Control, Ethernet-address) anda dapat melakukan query ke router  untuk mendapatkan IP-nya, hal ini ditangani oleh ARP, jika anda memiliki IP dari suatu host dan anda ingin mendapatkan MAC addressnya mka dapat menggunakan RARP (Reverse Address Resolution Protokol).
11. WAP
Sebuah protokol atau sebuah teknik messaging service yang memungkinkan sebuah telepon genggam digital atau terminal mobile yang mempunyai fasilitas WAP, melihat/membaca isi sebuah situs di internet dalam sebuah format teks khusus. Situs internet ini harus merupakan situs dengan fasilitas WAP. WAP dipublikasikan oleh WAP forum, ditemukan pertama kali oleh Ericsson pada tahun 1997. Motorola, Nokia, dan Unwired planet juga melakukan hal yang sama. Anggota forum ini sekarang beranggotakan 90% pasar telepon genggam, software developer dan organisasi yang lain. WAP merupakan protokol komunikasi bergerak yang terdiri dari beberapa layer dan dapat dijalankan pada sistem jaringan yang berbeda. Teknologi ini merupakan hasil kerjasama antar industry untuk membuat sebuah standar yang terbuka dan berbasis pada standar internet, serta beberapa protokol yang sudah dioptimasi untuk lingkungan nirkabel. Teknologi ini bekerjasama dalam modus teks dengan kecepatan sekitar 9,6 kbps.